Pages

Subscribe:

Labels

PUASA HARI ASYURO

PUASA HARI ASYURO

Artinya : “ telah dahulu disebutkan bahwa nabi SAW pernah ditanya : Puasa apakah yang lebih utama sesudah puasa Romadhon ?  “, maka nabi menjawab : “ Puasa pada bulannya Alloh-Muharrom “

Artinya : Dan dari Aisyah rah.berkata : hari asyuro adalah hari dimana orang orang Quraisy dimasa Jahiliyyah biasa berpuasa dan Rosululloh sendiripun pernah berpuasa. Kemudian ketika ia hijrah ke Madinah iapun puasa pada hari itu juga dan menyuruh orang orang untuk berpuasa juga. Kemudian ketika diwajibkan puasa Romadhan ia bersabda : “ Siapa yang suka puasa, maka puasalah dan barang siapa yang tidak suka silahkan tidak puasa “. HR. Achmad, Bukhori dan Muslim
  
Artinya: Dan dari Ibnu Abbas ra berkata : Nabi SAW datang (ke Madinah) dan melihat orang orang Yahudi puasa pada hari Asyuro, lalu nabi bertanya : “ Apa ini ? “. Orang Yahudi menjawab: “Ini adalah hari baik yang pada hari itu Alloh SWT menyelamatkan Musa dan Bani Isro’il dari musuh mereka. Hari itulah Musa berpuasa. Kemudian nabi SAW bersabda : “ Aku lebih berhak mengikuti Musa daripada kamu “. Maka nabi SAW berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang orang supaya berpuasa “. HR. Achmad, Bukhori dan Muslim 

IMAN

A. PENGERTIAN IMAN
           
             Secara bahasa , iman berarti membenarkan (tashdiq), sementara menurut istilah adalah ”mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalam hati dan mengamalkan dalam perbuatannya”. Adapun iman menurut pengertian istilah yang sesungguhnya ialah kepercayaan yang meresap kedalam hati, dengan penuh keyakinan, tidak bercampur syak dan ragu, serta memberi pengaruh bagi pandangan hidup, tingkah laku dan perbuatan sehari- hari.
            Kata Iman di dalam al-Qur’an digunakan untuk arti yang bermacam- macam. Ar- Raghib al- Ashfahani, Ahli Kamus Al- Qur’an mengatakan bahwa kata iman didalam al- Qur’an terkadang digunakan untuk arti iman yang hanya sebatas di bibir saja padahal hati dan perbuatanya tidak beriman, terkadang digunakan untuk arti iman yang hanya terbatas pada perbuatan saja, sedangkan hati dan ucapannya tidak beriman dan ketiga kata iman terkadang digunakan untuk arti iman yang diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan sehari- hari.
~ Iman dalam arti semata-mata ucapan dengan lidah tanpa dibarengi dengan hati dan perbuatan dapat dilihat dari arti QS. Al-Baqarah (2) ayat:8-9,yaitu:




Dirgahayu Indonesiaku




DIRGAHAYU INDONESIAKU, MERDEKA!!

Assalamu’alaikum wr. wb.,
Selamat pagi, dan Salam sejahtera.

Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Illahi Rabbi, Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, pada pagi hari ini kita dapat memperingati hari ulang tahun kemerdekaan ke-69 negara kita, Republik Indonesia, yang sama-sama kita cintai dan kita banggakan.
Mengawali pidato saya, mengingat kita masih berada dalam suasana Idul Fitri 1435 H, maka dengan ini, saya atas nama pribadi dan Kementerian, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.


Hadirin yang saya hormati,


Pada momentum peringatan HUT Proklamasi ke-69 ini, saya tidak bosan-bosannya kembali mengajak para hadirin untuk bersyukur sekaligus memanjatkan doa ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa agar para pahlawan kusuma bangsa dan para pemimpin yang telah mendahului kita, senantiasa dilimpahkan kasih sayang dan ampunan serta di tempatkannya di tempat yang layak. Sedang bagi kita semua, mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menganugerahkan taufik, hidayah, dan kekuatan dalam mengisi kemerdekaan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Kita semua menyadari, bahwa tantangan dan persoalan yang kita hadapi ke depan, sungguh jauh lebih berat dan rumit. Untuk itu, kita harus mempersiapkan generasi yang mampu mengelola dan menjawab berbagai persoalan dan tantangan tersebut sesuai dengan jamannya. Itulah mengapa, anak-anak kita harus mendapatkan layanan pendidikan yang semakin terjangkau dan semakin berkualitas. Mereka harus mendapatkan layanan pendidikan sedini mungkin (start earlier), setinggi mungkin (stay longer) dan mampu menjangkau seluas mungkin, termasuk bagi yang tidak terjangkau (reach wider).

Sultan Salahudin Al-Ayyubi


Ada dua kesan yang menyebabkan Salahuddin dipandang sebagai kesatria sejati, baik oleh kawan maupun lawan. Pertama adalah soal kepiawaiannya dalam taktik pertempuran. Kedua tentang kesalehan dan kemurah hatiannya.

Bulan Juli 1192, sepasukan muslim menggerebek 12 tenda prajurit kristen, termasuk tenda kerajaan Raja Richard I, di luar benteng kota Jaffa. Richard yang terusik segera bangun dan bersiap bertempur. Pasukannya kalah jumlah, 1:4. Tak peduli, Richard berjalan kaki mengikuti pasukannya menyongsong musuh.

Keyakinan Adanya Tuhan


Keyakinan adanya Tuhan

Keyakinan – keyakinan manusia tentang adanya tuhan itu ada, karena kekaguman manusia terhadap segala yang ada di dunia ini. Selain itu dengan diturunkannya Nabi dan Rosul serta Wahyu, sehingga manusia percaya tentang adanya Tuhan. Beberapa keyakinan tentang adanya tuhan, antara lain :

1) Polytheisme (Mempercayai adanya banyak Tuhan) : Keyakinan awal manusia tentang adanya Tuhan, mereka berfikir bahwa mana mungkin segala yang ada di jagad raya ini diatur oleh satu Tuhan. Mereka berfikir pasti jagad raya ini diatur oleh banyak Tuhan, dan pasti Tuhan tidak mampu untuk mengatur jagad raya ini sendirian. Keyakinan ini merupakan keyakinan yang timbul karena keterbatasan akal manusia, dan ini merupakan keyakinan yang tidak benar.

Dinamisme dan Animisme


Kepercayaan Dinamisme dan Animisme

A) Dinamisme
Kepercayaan bahwa segala benda, baik benda hidup ataupun benda mati, memiliki kekuatan gaib. Dan kekuatan gaib itu akan memberi suatu pengaruh gaib pada suatu hal yang ada di sekitar. Kepercayaan ini timbul karena adanya suatu kejadian – kejadian atau cerita tentang suatu kehebatan luar biasa, yang tidak bisa ditafsirkan dengan akal atau ilmu pengetahuan.

B) Animisme
Kepercayaan bahwa segala yang hidup memiliki roh. Dan juga bahwa segala makhluk hidup yang sudah mati itu rohnya masih ada di sekeliling kita. Dan juga kepercayaan bahwa roh – roh itu memiliki kekuatan yang luar biasa. Mempercayai juga dengan adanya makhluk lain yang tidak Nampak, dan tidak menempel pada tubuh layaknya manusia. 

Asal -Usul Agama

ASAL-USUL AGAMA

Berbagai pandangan bagaimana Agama timbul, antara lain :


1)Agama timbul karena adanya rasa takut dalam diri sehingga memberikan suatu
penghormatan (sesajen) pada yang diyakini memiliki kekuatan yang menakutkan.
2)Agama berasal dari nenek moyang kita yang melakukan pembunuhan. Setelah itu dia
khilaf dan memberikan penghormatan pada arwah seseorang yang telah dibunuh.
3)Agama menurut pakar - pakar Islam berasal dari penemuan manusia dalam
kebenaran, keindahan, dan kebaikan. Sehingga manusia berfikir pasti ada
kekuatan Yang Maha Dahsyat yang menciptakan ini semua. Dan mereka melakukan
Penyembahan kepada yang memiliki kekuatan Maha Dahsyat tersebut.
Yaitu Allah SWT.

Agama


AGAMA


Pengertian Agama

Agama secara asal usul kata adalah
Agama berasal dari bahasa Sankskerta, yang artinya haluan, jalan, kebaktian pada Tuhan.
Agama biasa juga diartikan A=Tidak, GAMA=Kacau Balau. Jadi agama adalah tidak kacau balau atau teratur

Sinonim dari Kata Agama :


1)(AD-DIIN) menurut bahasa Arab artinya Tatanan Hidup. Agama yang disebut
sebagai AD-DIIN hanyalah Islam. Secara umum tatanan hidup itu terdiri dari
4 perkara :